https://youtu.be/QoSmOOEbG-4
Tim SAR gabungan kembali mengevakuasi satu jenazah korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Indo Perkasa 03 dalam operasi pencarian hari ketiga di perairan Pulau Wasir, Kabupaten Kepulauan Aru.
Informasi awal diperoleh dari Bhabinkamtibmas Desa Jerwatu pada Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 08.00 WIT. Tim gabungan kemudian bergerak menuju lokasi kejadian di titik koordinat 05°31.773’ LS – 134°18.070’ BT.
Bripka La Darwin, Bhabinkamtibmas Desa Jarwatu, melaporkan bahwa warga menemukan sesosok mayat laki-laki mengapung di perairan Ujung Buar, Desa Jarwatu, Kecamatan Aru Utara, sekitar pukul 08.04 WIT.
“Warga yang pertama melihat jenazah itu langsung melapor kepada kami. Setelah itu kami teruskan informasi tersebut ke Kapolsek Aru Utara dan berkoordinasi dengan masyarakat setempat untuk penanganan awal,” ujar Bripka La Darwin.
Kondisi jenazah yang sudah membusuk membuat warga bersepakat untuk memakamkannya di tepi pantai Desa Jarwatu.
“Kondisi jenazah sudah tidak memungkinkan untuk dievakuasi jauh, sehingga atas kesepakatan bersama warga, korban dimakamkan secara layak di sekitar lokasi penemuan,” tambahnya.
Pada pukul 12.40 WIT, tim SAR gabungan tiba di Desa Jerwatu dan melanjutkan perjalanan menuju lokasi bangkai KM Indo Perkasa 03 yang masih tenggelam. Saat itu, karyawan dan penyelam dari pihak perusahaan berupaya memasang drum di sisi kapal guna menegakkan posisi kapal, agar jenazah yang diduga masih terjebak di dalam dapat dievakuasi.
Upaya tersebut membuahkan hasil pada pukul 18.30 WIT, ketika tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi satu jenazah dari dalam kapal.
“Proses evakuasi cukup menantang karena posisi kapal miring dan jarak pandang penyelam terbatas. Namun berkat kerja sama semua pihak, satu jenazah berhasil kami keluarkan dari dalam bangkai kapal,” kata Kepala Unit SAR Dobo, Gleen Tehupuring.
Selang 15 menit kemudian, pukul 18.45 WIT, tim kembali menerima informasi dari Bripka La Darwin tentang penemuan jenazah lain oleh warga Desa Jarwatu. Tim SAR pun bergerak menuju lokasi pada pukul 19.05 WIT dan tiba sekitar pukul 19.40 WIT.
Namun, saat warga hendak menunjukkan lokasi penemuan, jenazah tersebut sudah tidak berada di tempat dan diduga terbawa arus. Kondisi cuaca gelap dan minimnya penerangan menyulitkan pencarian lanjutan.
“Karena kondisi sudah malam dan arus cukup kuat, pencarian lanjutan tidak bisa dilakukan secara maksimal. Kami akan melanjutkannya kembali dengan penyisiran di hari berikutnya,” jelas Gleen.
Sementara itu, Gleen Tehupuring menyampaikan bahwa pada hari ketiga pencarian, tim gabungan menemukan total tiga jenazah. Dari jumlah tersebut, satu jenazah telah dievakuasi ke RSUD Cendrawasih Dobo.
“Secara keseluruhan hari ini ada tiga jenazah yang teridentifikasi dalam operasi pencarian. Satu berhasil kami evakuasi ke Dobo, sementara lainnya masih dalam proses pendataan dan pencarian lanjutan,” ujarnya.
Tim SAR gabungan kemudian bertolak dari Desa Jarwatu menuju Kota Dobo pada pukul 20.45 WIT. Setibanya di Dobo pukul 22.00 WIT, satu jenazah yang berhasil dievakuasi dibawa menggunakan mobil jenazah RSUD Cendrawasih Dobo.
Operasi pencarian korban KM Indo Perkasa 03 masih terus dilanjutkan oleh tim SAR gabungan.*ct*
0 Comments