Namlea,
Pulau Buru – Suasana
khidmat menyelimuti Aula Kantor Bupati Buru saat puluhan siswa SMP IT Tunas
Bangsa Buru mengikuti prosesi Wisuda Tahfidz Al-Qur’an angkatan ke-VI.
Sebanyak 56
siswa dinyatakan lulus dalam program hafalan Al-Qur’an, menandai capaian
penting dalam perjalanan pendidikan mereka, baik secara akademik maupun
spiritual.
Apresiasi atas Perjuangan Hafalan Al-Qur’an
Kegiatan ini
tidak sekadar seremoni pelepasan, tetapi juga bentuk apresiasi atas kerja keras
para siswa dalam menyelesaikan target hafalan.
Para peserta
wisuda terdiri dari 29 siswa perempuan dan 26 siswa laki-laki yang telah
melalui proses pembinaan intensif selama masa pendidikan.
Acara
tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Buru Sudarmo dan Wakil Ketua II DPRD Buru Jaidun
Saanun sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan berbasis nilai keagamaan.
Cetak Generasi Cerdas dan Berakhlak
Ketua
Yayasan Tunas Cendekia Bupolo, Muhammad Bula, menegaskan bahwa wisuda tahfidz
merupakan agenda rutin tahunan.
“Program ini
bukan hanya capaian akademik, tetapi juga bentuk tanggung jawab moral kepada
orang tua dan masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap
program tersebut mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara
intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual.
Target Hafalan Hingga Enam Juz
Kepala SMP
IT Tunas Bangsa, Rini Buton, menjelaskan bahwa dalam wisuda kali ini para siswa
berhasil menyelesaikan hafalan pada Juz 30, Juz 29, dan Juz 28.
“Sebelum
menamatkan pendidikan, setiap siswa ditargetkan mampu menghafal antara empat
hingga enam juz Al-Qur’an,” jelasnya.
Orang Tua Bangga, Harap Program Berlanjut
Dukungan
juga datang dari para orang tua siswa. Salah satu wali murid, Muhammad, mengaku
bangga atas capaian anak-anak mereka.
“Kami sangat
bangga dan berharap program ini terus berlanjut karena sangat bermanfaat dalam
membentuk karakter anak,” ungkapnya.
Ia menilai
sekolah telah memberikan kontribusi nyata dalam membangun generasi Qurani yang
berprestasi dan berakhlak mulia.
Perkuat Budaya Religius di Buru
Wisuda
tahfidz ini diharapkan menjadi momentum penting bagi para siswa untuk terus
menjaga dan mengembangkan hafalan Al-Qur’an mereka.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya religius di lingkungan pendidikan dan masyarakat Kabupaten Buru. ct*
0 Comments