Kejari Malteng Didesak Tetapkan Tersangka Bansos Rp8,9 Miliar


Masohi, Maluku Tengah – Aksi unjuk rasa kembali menyasar Kantor Kejaksaan Negeri Maluku Tengah pada Selasa (28/4/2026). Massa yang tergabung dalam Forum Cinta Malteng mendesak pihak kejaksaan segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan dana bantuan sosial (bansos) pada Dinas Koperasi Maluku Tengah senilai Rp8,9 miliar.

Penanganan Kasus Dinilai Lambat

Dalam aksinya, massa menilai penanganan perkara tersebut berjalan lambat. Kasus yang telah bergulir selama kurang lebih sembilan bulan itu dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan, sehingga menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat.

Koordinator aksi, Sahril Silawan, dalam orasinya menegaskan, “Kami mendesak Kejaksaan Negeri Maluku Tengah segera menetapkan tersangka dan mengungkap aktor intelektual di balik kasus bansos ini.”

Desak Pemeriksaan Sekda Malteng

Tak hanya itu, massa juga meminta agar Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku Tengah turut diperiksa dan ditindak jika terbukti terlibat. “Jika ada keterlibatan Sekda, maka harus diproses hukum tanpa tebang pilih,” ujar Sahril.

Koordinator aksi lainnya, Alter Sopacua, turut mempertanyakan kinerja Kejaksaan dalam menangani perkara tersebut. Ia menilai lamanya proses hukum menunjukkan kurangnya keseriusan dalam penegakan hukum di daerah.

“Sudah berbulan-bulan kasus ini berjalan, tetapi belum ada kejelasan. Ini menimbulkan kecurigaan publik terhadap komitmen penegakan hukum,” kata Alter.

Soroti Dana Hibah ke Kejari

Alter juga menyinggung dana hibah dari pemerintah daerah kepada Kejaksaan Negeri Maluku Tengah, khususnya untuk rehabilitasi gedung kantor. Menurutnya, hal tersebut perlu menjadi perhatian di tengah belum tuntasnya kasus bansos yang sedang ditangani.

Massa aksi menegaskan akan terus mengawal kasus tersebut hingga ada kepastian hukum. Mereka berharap Kejaksaan Negeri Maluku Tengah dapat bertindak transparan dan profesional dalam menuntaskan dugaan korupsi bansos tersebut.

Aksi Berjalan Tertib

Aksi demonstrasi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berjalan tertib hingga selesai. Massa kemudian membubarkan diri setelah menyampaikan seluruh tuntutan mereka. ct*

Post a Comment

0 Comments