Jembatan Wai Besi VI yang berada di ruas jalan Trans Seram, kawasan Gunung SS, Kabupaten Maluku Tengah, ambruk pada Ahad pagi, 21 September 2025. Peristiwa ini menyebabkan akses kendaraan dari Masohi menuju Wahai, Seram Utara Timur Kobi, hingga Seti di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) terputus total.
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku melalui Satker PJN Wilayah II, PPK 2.4 Provinsi Maluku, Hafid Pitrayasa, membenarkan adanya insiden tersebut. “Kejadian tadi pagi, kami dapat informasi jembatan ambruk sekitar pukul 07.30 WIT,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Dari pantauan lapangan, jembatan yang dibangun sejak tahun 2001 itu mengalami kerusakan serius pada bagian oprit hingga tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. Sejumlah sepeda motor masih dapat melintas dengan pengaturan khusus, namun kondisi tersebut dinilai sangat berisiko.
Kepolisian bersama warga sekitar berupaya melakukan pengaturan lalu lintas darurat dengan memandu pengendara melewati reruntuhan jembatan. Meski demikian, ketiadaan jalur alternatif membuat arus transportasi terganggu, terutama untuk distribusi barang kebutuhan pokok antarwilayah.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian waktu pemulihan penuh jalur Trans Seram tersebut. Namun.*ct*
0 Comments