Geger!! Warga Kobi Temukan Janin Bayi di Semak-Semak


Kobi, Maluku Tengah – Warga Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Kabupaten Maluku Tengah, digegerkan dengan penemuan janin bayi di semak-semak, Jumat (17/4/2026) sore.

Janin berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan, terbungkus daun pisang di area sekitar kantor pertanian terbengkalai di Desa Kobi.

Penemuan ini bermula dari informasi sejumlah ibu-ibu pekerja di PT Nusa Ina yang menemukan janin tersebut saat hendak memetik jambu biji. "Awalnya kami kira hanya sampah biasa, tetapi setelah dilihat lebih dekat ternyata janin bayi," ujar salah satu sumber warga.

Informasi itu kemudian diteruskan kepada Roni Rumalean bersama rekannya, Fardan Rumonin. Mendapat laporan tersebut, keduanya langsung menuju Kantor Polisi Subsektor Kobi sekitar pukul 17.15 WIT untuk melaporkan kejadian itu.

Bersama anggota Polsubsektor Kobi, mereka kemudian menuju tempat kejadian perkara (TKP). Di lokasi, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa rok dan celana dalam yang berlumuran darah, serta janin bayi tersebut.

Janin kemudian dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Morokay guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Penemuan itu juga dilaporkan kepada Babinsa setempat.

Kasi Humas Polres Maluku Tengah, Ahmad Yani Rumasoreng, membenarkan peristiwa tersebut. "Benar, kami menerima laporan dan anggota langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Kapolsek Wahai, Fahrul Sabban, langsung memerintahkan anggotanya untuk turun ke lokasi sekitar pukul 18.00 WIT.

Selanjutnya, sekitar pukul 19.00 WIT, petugas mendatangi Puskesmas Morokay untuk berkoordinasi dengan dokter jaga dalam melakukan pemeriksaan terhadap janin tersebut.

"Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan sementara, janin tersebut diduga merupakan hasil aborsi," jelas pihak kepolisian.

Usai proses penyelidikan awal, pihak kepolisian bersama pemerintah setempat berkoordinasi untuk memakamkan jenazah janin tersebut.

"Hingga saat ini kami masih terus mengumpulkan informasi untuk mengungkap pelaku," tutupnya. ct* 

Post a Comment

0 Comments