Harga Emas di Pasar Inpres Namlea Turun Rp2.500 per Gram


Namlea, Pulau Buru – Harga emas di Pasar Inpres Namlea, Kabupaten Buru, mengalami penurunan sebesar Rp2.500 per gram setelah sebelumnya sempat mengalami kenaikan pada Februari 2026.

Sebelumnya, harga emas di pasaran sempat menyentuh angka sekitar Rp2.900.000 per gram, menjadi salah satu kenaikan yang cukup signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Namun, memasuki pertengahan April 2026, harga tersebut mulai mengalami penyesuaian dan kini berada di kisaran Rp2.500.000 per gram.

Salah satu pedagang emas di Pasar Inpres Namlea, Akbar, mengatakan bahwa penurunan harga ini dipengaruhi oleh fluktuasi harga emas global serta nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

“Penurunan harga ini memang mengikuti pergerakan emas dunia dan nilai tukar rupiah, jadi tidak bisa dihindari,” ujarnya.

Meski penurunannya relatif kecil, kondisi ini tetap menjadi perhatian masyarakat, terutama bagi calon pembeli dan investor emas.

Akbar mengungkapkan, harga emas saat ini masih tergolong tinggi sehingga belum mampu mendorong minat beli masyarakat secara signifikan.

“Walaupun turun, harga sekarang masih cukup tinggi bagi masyarakat, sehingga belum banyak yang berani membeli,” katanya.

Para pedagang juga mengakui bahwa kondisi harga saat ini berdampak pada daya beli masyarakat. Banyak calon pembeli memilih menunda transaksi dan menunggu harga kembali stabil atau mengalami penurunan lebih lanjut.

“Sebagian besar masih menunggu, mereka berharap harga bisa turun lagi atau setidaknya lebih stabil,” tambahnya.

Pedagang memperkirakan harga emas masih berpotensi mengalami fluktuasi dalam waktu dekat, mengikuti perkembangan pasar internasional.

“Kemungkinan masih akan berubah-ubah, jadi kami sarankan masyarakat tetap memantau sebelum membeli dalam jumlah besar,” tutupnya. ct*


 

Post a Comment

0 Comments