Banda, (Carang TV) – Warga Pulau Rhun, Kecamatan Banda,
Kabupaten Maluku Tengah, menghadapi krisis air bersih yang telah berlangsung
selama beberapa bulan terakhir. Kondisi ini mulai mengganggu pemenuhan
kebutuhan dasar masyarakat, terutama untuk memasak dan minum.
Pejabat Pulau Rhun, Haris, saat dikonfirmasi
Sabtu (8/8/2026), mengatakan sebagian besar warga mengandalkan air hujan yang
ditampung dalam bak penampungan di rumah masing-masing.
Namun, persediaan tersebut mulai menipis
akibat panas berkepanjangan yang menyebabkan curah hujan di wilayah Pulau Rhun
berkurang. Warga kini harus menghemat penggunaan air untuk memenuhi kebutuhan
sehari-hari.
Ketika persediaan di rumah habis, warga biasanya
meminta bantuan kepada tetangga yang masih memiliki stok air hujan. Kondisi
tersebut menjadi bentuk gotong royong masyarakat untuk mengatasi keterbatasan
air.
Selain air hujan, sebagian warga memanfaatkan
air laut untuk mencuci pakaian dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Sementara
sejumlah sumur yang tersedia di pulau tersebut belum dapat menjadi sumber air
minum karena airnya terasa payau.
Haris mengatakan masyarakat telah membuat bak
penampungan air hujan secara mandiri sebagai langkah untuk memenuhi kebutuhan
air selama ini. Ketergantungan terhadap hujan membuat warga sangat rentan
menghadapi musim kering berkepanjangan.
Jika kondisi tersebut terus berlangsung hingga
akhir tahun, masyarakat dikhawatirkan akan semakin kesulitan memenuhi kebutuhan
air bersih.
Sebelumnya, Pemerintah Desa Pulau Rhun bersama
sejumlah pihak telah meninjau lokasi yang dinilai layak untuk dijadikan titik
pengeboran atau penggalian sumber air bersih. Lokasi tersebut juga telah
ditentukan.
Namun, rencana tersebut hingga kini belum
direalisasikan. Pemerintah desa berharap proses pengeboran dapat segera
dilakukan sehingga masyarakat memiliki sumber air bersih yang lebih aman dan
berkelanjutan.
Haris meminta Pemerintah Kabupaten Maluku
Tengah dan Pemerintah Provinsi Maluku memberikan perhatian serius terhadap
kondisi yang dialami masyarakat Pulau Rhun.
Menurutnya, penyediaan sarana air bersih dan
pembangunan sumber air permanen sangat dibutuhkan agar warga tidak terus
bergantung pada air hujan maupun pasokan dari pulau lain.
Pemerintah diharapkan segera mengambil langkah
konkret sebelum krisis air bersih semakin berdampak terhadap kehidupan
masyarakat Pulau Rhun.

0 Comments